Tulisan ini ingin saya buat ketika saya membaca sebuah bagian menarik dari buku Greg Barton tentang biografi Gus Dur. Untuk lebih memperjelas bagian yang ‘memancing’ tulisan ini, ada baiknya saya kutipkan satu bagian itu saja. Bagian itu berbunyi “Terlebih lagi, ia tinggal dalam suatu dunia keagamaan yang secara nyata tidak menyetujui pemuda-pemuda yang cemerlang untuk bercinta dalam usia muda.” Selanjutnya, yang juga mengusik tulisan ini untuk muncul, Barton menulis, “Boleh dikatakan, semangat pemberontakan yang ada dalam dirinya disalurkan lewat kedekatannya yang sangat singkat dengan Islam radikal.”
Ada hal menarik yang-mungkin-spontan menarik perhatian saya dari dua bagian dari buku Barton itu. Hal itu adalah dunia keagamaan (dalam konteks ini adalah pesantren tradisional), pemuda-pemuda yang (dianggap) cemerlang (atau setidaknya berpotensi untuk hal itu), cinta (ada yang perlu definisi ), dan usia muda. Kemudian yang menarik dari kutipan bagian kedua adalah semangat pemberontakan jika dikaitkan dengan hal-hal yang tadi disebut.
Read the rest of this entry »
Arsip untuk ‘Lora n Gus’ Kategori
Gus dan Cinta
In Cinta, Kuliah, Lora n Gus, Opini, Pesantren, Wanita on Februari 26, 2008 at 12:20 pmAristokrasi Pesantren?
In Aristokrasi, Lora n Gus, Pesantren on November 10, 2007 at 2:50 pmTelah banyak tulisan terkait dengan pesantren dari berbagai aspeknya. Namun ada sebuah fenomena menarik dalam tradisi pesantren yang tampaknya luput dari perhatian. Padahal, tradisi ini, saya pikir, tidak kalah penting dan menarik untung dibicarakan, mengingat keterkaitannya dengan orang yang secara tradisional diharapkan melanjutkan tradisi kepesantrenan. Fenomena dimaksud adalah pengistimewaan terhadap anak kyai. Dalam tulisan ini, hal itu dibicarakan secara sangat mendasar dan mentah. Tulisan ini hanya berusaha mengumpulkan informasi yang seringkali tidak utuh dan karenanya belum memenuhi standar ilmiah.
Read the rest of this entry »

