Tidak seperti tetangganya, Muslim Filipina adalah minoritas. Penduduk Filipina menurut perkiraan tahun 2002 berjumlah 84.525.639 orang yang tersebar di lebih dari tiga ratus pulau berpenduduk dan berbicara menggunakan delapan puluh tujuh dialek lokal. Dari jumlah itu hanya sekitar lima persen yang tercatat sebagai Muslim. Hal ini berdampak pada kondisi sosio-politik Muslim Filipina. Secara politik mereka tidak bisa menentukan pilihan politiknya, demikian pula secara sosial.
Tanpa berpretensi melakukan kajian ekstensif, tulisan sederhana ini mencoba mendeskripsikan Bangsamoro, yang merupakan sebutan bagi umat Islam yang tinggal di Filipina bagian selatan. Tulisan ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama menyediakan informasi yang relevan seputar kedatangan Islam ke Filipina, terutama bagian selatan, yang kemudian membentuk apa yang kemudian disebut Bangsamoro. Bagian kedua menjelaskan kondisi Muslim di Filipina selatan, terutama dalam hubungannya dengan pemerintah Manila.
Read the rest of this entry »
Arsip untuk ‘Muslim’ Kategori
Bangsamoro, Minoritas Muslim Filipina
In Area Studies, Bangsamoro, Islam, Makalah, Muslim on Februari 7, 2009 at 6:35 amS.M.N. Al-Attas
In Makalah, Muslim, Tokoh on Januari 26, 2009 at 10:58 amAl-Attas adalah sedikit dari segelintir intelektual Muslim kontemporer yang intelektualitasnya berakar kuat pada tradisi Islam. Berbeda dengan kebanyakan pemikir kontemporer lainnya yang banyak menggunakan proposisi Barat dalam menjelaskan pemikirannya, al-Attas menggunakan istilah-istilah yang telah mapan dalam tradisi keilmuan Islam. Hal ini—selain menunjukkan penghormatan yang mendalam pada Tradisi Islam di satu sisi—juga merujuk pada kematangan intelektual di sisi lain, mengingat pendidikan yang dijalaninya tidak hanya di lembaga-lembaga milik umat Islam. Dalam tulisan pendek ini, akan coba dipaparkan secara singkat biografi al-Attas dan pandangan al-Attas tentang worldview Islam, pendidikan dan tasawuf.
Pemaparan sejarah hidup seorang tokoh, sekalipun dengan singkat, menjadi hal yang tidak bisa dihindari dalam penulisan pemikirannya, karena hal itu erat berkelindan dengan pemikiran yang dituangkan dan aktifitas yang dijalani tokoh itu kemudian. Pemilihan tiga aspek dari pemikiran al-Attas didasarkan pada pandangan bahwa tiga hal itu sebagai sesuatu yang berkait erat dengan pikiran besar al-Attas tentang islamisasi ilmu pengetahuan. Kontribusi konkrit al-Attas dalam bidang pendidikan juga perlu dipaparkan, mengingat hal ini akan membuktikan bahwa ide-ide yang dituangkan al-Attas dalam buku-bukunya bukanlah ide utopis yang tidak bisa dicapai dalam realitas.
Read the rest of this entry »
Nuzulul Quran dan Tradisi Baca-Tulis
In Ilmu Al-Quran, Indonesia, Muslim, Opini on September 23, 2007 at 2:25 am“Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang menciptakan. Yang telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! Dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajarkan dengan al-qalam. Mengajarkan manusia apa yang tidak ia ketahui.” (Al-‘Alaq:1-5)
Ada sebuah kisah menarik tentang tema yang ingin saya tulis kali ini. Fenomena ini diceritakan oleh seorang mahasiswa India asal Indonesia yang sedang mengurusi perpanjangan ijin tinggal di kantor imigrasi. Dia kebetulan duduk bersebelahan dengan seorang bule yang datang bersama keluarganya. Ketika penduduk luar India lain tampak ribut dan berbicara sendiri-sendiri, seluruh anggota keluarga ini tampak asyik membaca buku. Sang suami membaca “My Life”-nya Bill Clinton, istrinya membaca novel seorang ahli hukum John Grisham, sementara kedua anaknya membaca komik Archie. Pemandangan bule yang sedang asyik membaca merupakan fenomena umum yang tidak hanya terjadi di kantor imigrasi itu saja. Pendeknya, masyarakat Barat—yang awam, lebih-lebih yang terpelajar—telah terbiasa untuk menghabiskan waktu dengan membaca dan hal itu merupakan ciri masyarakat yang berbudaya.

