Robbani

Migrasi dari Windows ke Mac

In Opini, OS on Juli 11, 2008 at 11:03 am

Sudah tiga bulan terakhir ini saya berpindah dunia. Ya, sejak awal April lalu saya berpindah ke Mac OS. Dulu saya tidak mengenal dunia komputer selain Windows. Maklum, selain karena memang saya hanyalah pengguna, sistem operasi Windows dulu—dan sampai sekarang—terlalu dominan untuk disaingi OS lain. Sebelum ini, saya sudah pernah mencicipi Linux OS versi Ubuntu di sebuah warung internet. Tapi tampilan antar mukanya masih Windows banget, sehingga saya tidak merasa keluar dari dunia Windows.
Nah, kurang lebih akhir bulan Maret lalu, ada suatu hal yang mengharuskan saya mencari ganti perangkat lama saya yang menggunakan Windows. Untuk mencari pasangan baru, referensi-referensi saya kumpulkan dari koran, tabloid, dan—pastinya—internet. Dan tidak terlalu mengejutkan bahwa sebagian besar perangkat yang ditawarkan ber-OS Windows. Setelah mendapat referensi yang cukup saya putuskan untuk mencari.

Di sebuah pertokoan terkemuka di Surabaya saya mencarinya. Ketika sedang mencari-cari itulah saya bertemu dengan sebuah perangkat Macintosh second yang terjangkau dan—pasti—menggunakan Mac OS. Akhirnya, dengan sedikit kekhawatiran terhadap kompatibilitas software, terutama word processor, saya memberanikan diri membeli produk itu.

Kesan pertama dari pasangan baru saya itu adalah keindahan antar mukanya. Setelah sekian lama dan dimana-mana saya hanya bisa melihat dan menikmati Windows dan Windows-likes, saya melihat tampilan yang sama sekali baru; lebih segar, baru, dan hidup. Setelah menikmati keindahan grafisnya, perhatian saya beralih pada word processor dan pilihan bahasa yang tertanam dalam Mac saya itu. Ternyata, memang by default kita tidak mendapat perangkat ketik seperti Microsoft Office-nya Windows. Walaupun Windows juga seperti itu; kalau nggak mbajak🙂.

Sebenarnya dalam Mac OS X versi Tiger sudah terdapat mesin ketik yang disebut TextEdit. Untuk mereka yang mau nrimo dan membiasakan diri, TextEdit sudah cukup karena ia memunyai kemampuan olah kata file berekstensi rtf., doc., dan html. Tapi tentu tidak menawarkan kemampuan olah ketik sekompleks yang ditawarkan, seumpama, Microsoft Word. Dan untuk mereka yang sudah terbiasa dengan Microsoft Word, tampilan TextEdit terkesan seperti WordPad di Windows. Persoalannya adalah apa ada word processor yang bisa ditanam di Mac OS dengan gratis? For your information, Office 2008 for Mac (yang legal tentunya) harganya berada pada kisaran 300 dolar dan lagi Microsoft Office untuk Mac ini tidak sebanyak Office untuk Windows yang sangat banyak di mana-mana dan mudah di copy🙂.

Untungnya, saya menemukan NeoOffice setelah bertanya di sebuah gerai Macintosh. NeoOffice adalah versi Mac dari OpenOffice yang merupakan produk open source yang di kembangkan Sun Microsystems Inc. untuk Windows. Dan karena kedua produk ini gratis tentunya siapa saja yang berminat dapat menggunakannya secara legal. Sebelumnya saya sempat berkenalan bahkan ‘tinggal serumah’ dengan OpenOffice tapi saya mengacuhkannya dan lebih memilih menggunakan Microsoft Word. Ceritanya begini, waktu menginstal Windows, komputer saya ditanami beragama software gratis termasuk diantaranya OpenOffice. Tapi seperti pengguna Windows lain yang nggak mau ribet, saya segera menginstal Microsoft Office, yang illegal tentunya🙂, di komputer saya itu. Dan sia-sialah OpenOffice itu.

Kembali ke NeoOffice yang saya dapatkan, kesan pertama yang saya rasakan adalah tidak terkesan. Karena ternyata tidak bisa langsung digunakan. Katanya, anda harus mengupdate beberapa komponen Mac anda untuk menginstal NeoOffice. Baiknya, di dekat tempat saya ada hotspot gratis. Dan AirPort (wi-finya Mac) membuktikan superitoritasnya. Dengan hanya menghidupkannya saya langsung bisa tersambung dengan internet. Untuk banyak software Mac selalu tersedia update yang menjaminnya selalu baru dan asyiknya you pay nothing for this. Setelah memperbaharui komponen yang dibutuhkan, saya bisa menanam NeoOffice yang didapat. Setelah dicoba ternyata NeoOffice terlalu lambat untuk bersaing dengan Microsoft Office. Tapi tentu ada beberapa kelebihan yang tidak dimiliki Microsoft Office. Mujurnya, NeoOffice adalah sotfware yang update-nya selalu tersedia nyaris setiap minggu dan gratis! Jadi NeoOffice yang saya pakai sekarang adalah versi yang jauh lebih baik daripada versi yang saya kenal pertama kali.

Disamping kelebihan office gratisan (dan legal) yang bisa anda dapat di Mac, hal lain yang tidak kalah penting adalah kenyataan bahwa virus komputer (yang sebagian besar menggunakan sistem Windows) tidak bisa bekerja di Mac. Jadi seganas apapun virus yang bekerja di sistem operasi Windows tidak akan hidup di lingkungan Mac. Sampai sekarang saya tidak—dan tidak ingin—menemukan virus yang mengganggu Mac sekalipun sudah banyak flash disk keluar masuk komputer yang saya gunakan. Dan saya tidak menggunakan anti virus, walhamduliLlah.

Mac OS yang saya gunakan bukanlah yang terbaru. Yang saya gunakan adalah Mac OS 10. 4 atau yang lebih dikenal dengan Tiger. Sebenarnya, Tiger ‘seangkatan’ dengan Windows XP tapi saya tidak sedang berbohong kalau saya bilang kualitasnya sudah setara Windows Vista. Banyak fasilitas dalam Tiger yang baru diadopsi oleh Windows dalam versi Vista. Yang terlihat oleh saya—salah satunya—adalah fasilitas pencarian yang dalam Tiger disebut Spotlight. Dalam XP, kemampuan pencarian tidak bisa kita temukan dalam setiap tempat dan hasil pencariannya pun sering tidak memuaskan. Sementara Spotlight dalam Tiger ada di setiap jendela dengan hasil pencarian yang memuaskan. Hal ini baru kita temukan dalam Windows Vista. Mac OS versi terakhir adalah Leopard atau Mac OS 10. 5 yang pasti memiliki fitur-fitur yang jauh melebihi Tiger. Yang jelas setelah anda merasakan Mac OS anda tidak akan kangen pada rumah Windows anda, kecuali untuk software yang anda butuhkan dan hanya kompatibel dengan Windows. Happy Mac!

  1. assalamualikum, afwan g nyambung temanya, cuman mau ngucapin selamat hari raya, afwan lagi belum saatnya, karena khawatir kalau udah lebaran, internet lemot, sms pending, telpon g nyambung2, jadi ya sekarang aja. hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: